7 Kesalahan Paling Fatal Orang Indonesia Saat Belajar Bahasa Prancis

ilustrasi murid yang mempelajari kesalahan paling fatal orang Indonesia saat belajar bahasa Prancis
Daftar Isi

Bonjour, chers amis! Siapa disini yang ingin belajar bahasa Prancis? Mulai dari intonasinya yang terdengar romantis hingga statusnya yang jadi bahasa paling berpengaruh di dunia kerja internasional.

Namun, bahasa Prancis terkenal memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi, loh! Nah, supaya proses belajarmu lebih efektif, Cetta French bakal membahas berbagai kesalahan orang Indonesia saat belajar bahasa Prancis yang paling sering terjadi. Yuk, simak!

CTA Banner kursus bahasa prancis untuk persiapan DELF

1. Mengucapkan Semua Huruf yang Tertulis

Dalam bahasa Indonesia, hampir semua huruf yang ditulis akan dibaca. Karena itu, banyak pelajar Indonesia secara otomatis menerapkan aturan yang sama saat membaca bahasa Prancis.

Padahal dalam bahasa Prancis, banyak huruf di akhir kata yang tidak diucapkan. Berikut beberapa contoh pengucapannya:

KataPengucapanKesalahan yang Sering Terjadi
ParisPa-riDibaca “Pariss”
PetitPə-tiDibaca “Petit” lengkap
Françaisfrong-seDibaca “Fran-sais

2. Gagal Melafalkan Huruf Vokal Nasal (Sengau)

Bahasa Prancis kaya akan bunyi vokal sengau (nasal) seperti an, am, en, em, in, im, un

Sering kali, kita membaca huruf ‘n’ atau ‘m’-nya secara jelas menggunakan ujung lidah menempel di langit-langit mulut. 

Padahal, bunyi nasal Prancis itu murni keluar dari rongga hidung seperti berdengung. 

Kata pain (roti) bukan dibaca “pen” atau “pany”, melainkan terdengar seperti  “pang” yang disengaukan.

3. Salah Mengucapkan Huruf ‘R’ Prancis yang Khas

Huruf ‘R’ dalam bahasa Indonesia dibaca bergetar di ujung lidah (getar alveolar).

Sementara dalam bahasa Prancis, huruf ‘R’ diproduksi di bagian belakang tenggorokan. Sehingga, pelafalannya mirip seperti suara saat kita berkumur.

Kata PrancisPengucapan yang BenarKesalahan Umum
MerciMer-siMer-ki
BonjourBong-zhurBon-jor
CroissantKrwa-songKroi-sant

Membaca ‘R’ secara bergetar tebal akan langsung membuat pelafalanmu terdengar sangat asing bagi orang Prancis. Gimana? Sudah coba baca?

4. Penggunaan Kata Kerja untuk Menyatakan Umur dan Kondisi

Dalam bahasa Indonesia atau Inggris (I am 20 years old / I am hungry), kita menggunakan kata kerja bantu untuk menunjukkan kondisi diri.

Namun ketika belajar bahasa Prancis, untuk umur dan rasa lapar, mereka menggunakan kata kerja Avoir (mempunyai).

  • Salah:
    1. Je suis 20 ans
    (Saya adalah 20 tahun)
    2. Je suis faim
    (Saya adalah lapar).
  • Benar:
    1. J’ai 20 ans
    (Saya mempunyai 20 tahun)
    2. J’ai faim
    (Saya mempunyai rasa lapar).

Contoh kata kerjanya:

SubjekBentuk Kata Kerja
Jeparle
Tuparles
Il/Elleparle
Nousparlons
Vous parlez
Ils / ellesparlent

5. Menerjemahkan Kalimat Secara Harfiah dari Bahasa Indonesia

Kesalahan berikutnya adalah menerjemahkan struktur bahasa Indonesia secara langsung ke bahasa Prancis. 

Namun, jika Cetz perhatian, bahasa Indonesia tidak mengenal perubahan kata kerja berdasarkan waktu maupun subjek. 

Sementara di bahasa Prancis, setiap subjek memiliki bentuk kata kerjanya sendiri.

6. Mengabaikan Gender Kata Benda

Ini adalah salah satu tantangan terbesar bagi penutur bahasa Indonesia. Dalam bahasa Indonesia tidak ada konsep gender kata benda. 

Namun ketika belajar bahasa Prancis, hampir semua kata benda memiliki gender maskulin atau feminin.

Nah, ini dia contoh penggunaan katanya:

Kata Benda (Gender)ArtiCatatan / Kesalahan Umum
Le livre (Maskulin)BukuSering tertukar menjadi la livre (artinya berubah jadi mata uang Pound/satuan berat).
La page (Feminin)Halaman (buku)Sering dikira maskulin karena dalam bahasa Inggris (page) tidak bergender.
Le problème (Maskulin)MasalahUnik! Meskipun berakhiran huruf -e (yang biasanya feminin), kata ini bergender maskulin.
La voiture (Feminin)MobilSering tertukar menjadi le voiture bagi pemula yang asal tebak.
Le café (Maskulin)Kopi / KafeSelalu maskulin, jangan sampai tertukar menggunakan la.
La photo (Feminin)FotoSingkatan dari la photographie, makanya tetap bergender feminin meskipun berakhiran huruf -o.
Le bureau (Maskulin)Kantor / Meja tulisSemua kata benda yang berakhiran bunyi -eau selalu bergender maskulin.
La mer (Feminin)LautSering salah tebak karena pelafalannya sama persis dengan kata le maire (walikota) dan le père (ayah) yang maskulin.

7. Faux Amis dan Kesalahan Artikel yang Umum

Tahukah kamu, Faux Amis atau dibaca fo zamy adalah istilah dalam bahasa Prancis yang berarti false frends. Nah, kalau dalam konteks penulisan, faux amis ini adalah dua kata yang memiliki ejaan atau bunyi yang sangat mirip.

Buat yang belajar bahasa Prancis, fenomena ini paling sering menjebak orang Indonesia, loh! Pasalnya, kita sudah sering berbahasa Inggris dan saat melihat kata yang mirip, bakal berasumsi bahwa memiliki makna yang sama. Padahal, beda banget!

Ini dia beberapa faux amis yang paling sering menjebak pembelajar Indonesia saat belajar bahasa Prancis dan Inggris.

Kata dalam Bahasa PrancisKembaran dalam Bahasa InggrisArti Sebenarnya (Prancis)
ActuellementActuallySaat ini / Sekarang
AttendreTo attendMenunggu
BlesserTo blessMelukai / Menyakiti
DemanderTo demandMeminta / Bertanya

Ringkasan 7 Kesalahan Belajar Bahasa Prancis yang Paling Sering Terjadi

Sebelum melanjutkan belajar, pastikan Cetz sudah menghindari kesalahan-kesalahan ini, ya!

  1. Mengucapkan semua huruf yang tertulis.
  2. Menggunakan bunyi R ala bahasa Indonesia.
  3. Membaca kosakata Prancis menggunakan aturan bahasa Inggris.
  4. Mengabaikan konjugasi kata kerja.
  5. Menerjemahkan kalimat Indonesia secara harfiah.
  6. Salah memahami faux amis.
  7. Tidak menghafal artikel dan gender kata benda.

Kabar baiknya, hampir semua kesalahan tersebut dibahas dalam kelas Debutant 1 di Cetta French. Kesalahan-kesalahan ini merupakan bagian normal dari proses belajar. 

CTA Banner kursus bahasa prancis untuk persiapan DELF

Yuk, Belajar Bahasa Prancis Bareng Cetta French!

Menghindari 7 kesalahan di atas memang menantang jika kamu hanya belajar sendirian bermodalkan buku atau aplikasi robot. Kamu butuh lingkungan yang bisa memberikan koreksi secara langsung saat lidahmu salah melafalkan kata.

Nah, di kelas Débutant 1 dan Intermediaire 1 Intensif dari Cetta French, Cetz bakal dibimbing langsung oleh tutor profesional. Ia juga paham betul karakter dan kebiasaan lidah orang Indonesia saat belajar bahasa Prancis. 

Di kelas Cetta, kamu akan mendapatkan:

  • Sesi Live & Interaktif: Kamu bisa langsung praktik speaking dan dapet real-time feedback dari tutor supaya pelafalanmu langsung terarah.
  • Kurikulum Terstruktur: Belajar grammar dan conjugaison jadi terasa jauh lebih mudah, simpel, dan anti-pusing.
  • Komunitas yang Suportif: Ketemu teman-teman baru sesama pencinta bahasa Prancis biar motivasi belajarmu tetap terjaga.

Jadi, tunggu apa lagi? Jangan biarkan kesalahan-kesalahan fatal tadi menjadi kebiasaan yang sulit diubah. Yuk, langsung hubungi WhatsApp Admin Cetta French sekarang! À bientôt!

Daftar Isi
Artikel Terbaru
seorang chet asal kampus le cordon bleu paris
Kenalan dengan Le Cordon Bleu Paris: Program, Biaya, dan Cara Daftar

Sudah lama tertarik di dunia kuliner,  tapi masih…

seorang pelajar sedang belajar dengan giat di rumahnya
DELF B1 vs B2 untuk Kuliah: Panduan Memilih Target Level Bahasa yang Aman

Apakah kamu sering merasa minder dengan tingginya biaya…

Seorang anak perempuan sedang belajar
Berapa Lama Belajar Bahasa Prancis dari Nol ke B1/B2? Ini Estimasi Waktu Realistisnya!

Artikel ini bakal mengupas tuntas Berapa lama mencapai…